
Memulai tahun 2026 mahasiswa Fakultas Bisnis program studi Manajemen S1 menggelar Bazar Seni kerajinan tangan dari kain perca di ruang Laboratorium Bisnis Gedung A Lt 3 Ruang A3.2, Rabu (7/1). Kain perca adalah kain yang didapatkan dari sisa-sisa guntingan kain lebar pada proses pembuatan pakaian atau garment, kerajinan, dan berbagai produk tekstil lainnya. Kerajinan tangan dari kain perca adalah karya seni yang dibuat dari sisa-sisa potongan kain untuk mengurangi limbah tekstil, menciptakan produk bernilai tambah seperti taplak meja, tas, bantal, atau aksesoris fashion, dengan teknik mulai dari menjahit, melipat, hingga menganyam, serta bisa menjadi peluang usaha yang kreatif dan menguntungkan.

Bazar Seni kerajinan tangan dari kain perca ini dimentori oleh Evi Meidasari M,SE.,MM selaku dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan. Bazar Seni kerajinan tangan terdiri dari 9 kelompok mahasiswa menampilkan produk dari kain perca sebagai ide dan kreativitas yaitu menggabungkan warna serta pola yang kontras sehingga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.
Acara Bazar Seni kerajinan tangan ini dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Dr. dr. Endang Budiarti, Dekan Fakultas Bisnis Dr. Ir. Desmon.,M.Si dan Wakil Dekan Fakultas Bisnis Desi Derina Yusda,SE.,MM serta Dosen dan mahasiswa Universitas Mitra Indonesia.

Menurut mahasiswa peserta bazaar Larasati, dengan adanya kegiatan Seni kerajinan tangan dari kain perca ini “membuka peluang bagi mahasiswa untuk menciptakan karya seni yang bernilai ekonomi, mendukung program pemerintah untuk pemanfaatan limbah serta mengurangi limbah tekstil, dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya daur ulang khususnya pemanfaatan kain perca untuk diolah menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual serta seni serta membuka peluang menjadi pelaku usaha UKM sesuai dengan Visi Misi Universitas Mitra Indonesia yaitu Menjadi Universitas yang Berjiwa Kewirausahaan… “ ujar Larasati.
Kegiatan ini merupakan agenda kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya untuk memotivasi mahasiswa dalam berkreativitas dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk handmade yang menarik dan bernilai seni tinggi, serta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.